AA Gym Akan Dirikan TV 212, Koperasi Syariah 212, Minimarket 212, Bank 212, Setujukah?

Aksi damai 2 Desember berlalu. AA Gym jadikan momentum itu untuk menggagas pendirian TV 212, Bank Islam 212, Koperasi Syariah 212, sampai Minimarket 212.

Ide tersebut dilempar pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung lewat Instagramnya, pada Selasa (6/12/2016).

Ia menulis pesan untuk melepas gagasan tersebut untuk mendapat dukungan dari jamaah maupun followernya di Instagram.

"Sepertinya harus Ada langkah bersama, untuk meningkatkan perekonomian ummat, yang dikelola dengan niat baik Dan professional,,, bagaimana menurut sahabatku ?" tulis suami Teteh Ninih itu.

AA Gym pantas mewacanakan ide tersebut karena sang ulama memang salah satu tokoh agama yang amat bersemangat menggelorakan bela agama dalam aksi damai 2 Desember lalu.

AA Gym juga yang aktif mengampanyekan aksi damai tanpa kekerasan.

Aksi yang harus tertib dan bermartabat.

Pesan-pesan AA Gym saat aksi damai juga mengena.

Saat itu ia berpesan agar jamaahnya tidak hanya sibuk mempersoalkan kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, tapi juga menjadikan momentum ini sebagai introspeksi diri.

"Kita sibuk membahas kata-kata tak baik, tapi kalau kita tidak bicara baik itu percuma," kata Aa Gym saat memberi ceramah di Mimbar Monas pada Jumat, 2 Desember 2016 lalu.

AA Gym juga yang aktif mengampanyekan aksi damai tanpa kekerasan.

Aksi yang harus tertib dan bermartabat.

Pesan-pesan AA Gym saat aksi damai juga mengena.

Saat itu ia berpesan agar jamaahnya tidak hanya sibuk mempersoalkan kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, tapi juga menjadikan momentum ini sebagai introspeksi diri.

"Kita sibuk membahas kata-kata tak baik, tapi kalau kita tidak bicara baik itu percuma," kata Aa Gym saat memberi ceramah di Mimbar Monas pada Jumat, 2 Desember 2016 lalu.

Aa Gym mengatakan bahwa umat islam harus memperbaiki diri dari kejadian penistaan agama. Dia juga mengajak agar massa tidak marah. "Kita boleh beda, tapi marah jangan," ujar Aa Gym, tambahnya, saat itu.

Dan ide AA Gym mendirikan TV 212, Bank Islam 212, Koperasi Syahriah 212, sampai Minimarket 212 itu mendapat respon beragam dari para followernya.

Dan berikut ini respon dari akun-akun follower AA Gym di Instagram :

abidhijab_official - Setuju....harus dimulai secepatnya...

desysari1- Setuju ustadz...inilah petunjuk Almaidah 51.kapitalis merajalela bahkan sekarang negarapun mw mereka ambil.para munafik tumbuh menjamur...kpn lagi kl tdk sekarang.Setuju.

shity_virginia - Setuju bangett...bir gk kbnykn riba..☺

wiindaanikpurwandari_nda_kitty -- Setuju

ayana_kus - Setuju banget...smg cepet terlaksana

queenhijaab - Setuju A... Dimulai dari masjid2 disirikan baitul mal untuk mengurus zakat shadaqah dll dilakukan secara transparansi hingga ummat bisa terlibat. Dan kalo bisa gerakan shalat subuh dan fardhu berjamaah di masjid a seperti di turki a. @aagym

individualisalam - Setujuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu Ustadz sudah waktunyaaa

andifaiza30 - Setuju aa... #islambangkit

anita_____ - setuju bgt

fadhilislamiawan - Wajib...harus ada...Allahuakbar

ivanmubarak - Setuju....mohon segera direalisasikan a'

nealzam@ramli_piero - wih mantap mas Baitul Mal wat Tamwil kan ya?

muhammadyusran26 - Setuju, asalkan @aagym yang mendirikan

anjaidya14 - siap donasi untuk kebangkitan umat muslim

pri_herawati - sangat setuju

yona.desianty - Setujuu

ayurie.alya - Bismillah , insya allah setuju

rizki_iis - Setuju.. saya akan pindahin semua isi rekening saya aa

nina_tresnawati - @aagym sebab penista semua umat bersatu berjamaah sholat jumat, berdoa dan terketuk hati nurati 7 jt umat bahkan lebih dgn yg di wilayah masing2, menjadi para mujahid...Subhanallah...terima kasih penista sebab engkau...semoga Allah SWT mengampuni dan memberikan hidayah kpd si penista..Aamiin YRA.....Alhamdulillah Ya Rabb Engkau turunkan HIKMAH yg luar biasa...

adearma513d - Sangat setujuuuuu.....

ridho_ahmad_krui - Setuju aa.

ichalmattul57 - @ustwijayanto @ustadzkhalid @yusufmansurnew @k.h.m.arifin.ilham kita harus bersatu para ulama yg ada di indonesia harus sering sering bertemu untuk membicarakan secara serius Allahu Akbar

erny_lombok - Setujuuuuuuu aak @aagym

nengtuti_84 - Setuju...

viedamay - Briliant idea ...setujuu bingiits

diwan_permana - setuju

eliyaheli67 - Setuju bgt

faedurohman_17 - setuju....

nealzam@rizki_iis - Hmm. bagus nih semoga Allah mencatat antum dalam Jihad Ekonomi. aminn

arz10 - SETUJUUUU AA

yantisusantiiiii - Allahu akabr..setujuu A

elijuniawati- Setuju

rahimulamin- Lubuak basuang banda bakali, langsuang kali

isma_adj - Setuju!!!

nzabalqis  - Sangat setuju a', ummat islam juga harus berdaya

ardianrachmawati - Setuju

annuronlinestore - Sangat setuju sekali Aa

asan_elmaktum - setuju bangett,,, sistem islam murni, bisa?

ramli_piero - Setuju. Kebetulan aku sekarang bekerja di koprasi syariah BMT UGT SIDOGIRI

nurul_komar - Setuju banget kyai..

fatimah_ekha87 - Setuju sekali Aa...

yusufgunawan32 - Setuju,tanpa riba

ahmed.hidayat78 - Setuju pak

nurul_komar - Mudah-mudahan di segerakan..amin

intan.novita90 - setujuuuuu

mamahabibie - Setuju bgt1000x... minimarket 212, sell halal items only no alcoholic drink & cigarete bwt nyaingin alfa & indomaret, tv channel 212 bwt nyaingin metrotipu diannroszlinaStju baget,,,

_nunung_s82 - Setuju

lely_mukaromah - Yess

budie_alvamedia - Setuju sangad

uni_haety - Setuju

_rhmthdyt_ - setujuuuuu sekali..

like.aprie - Setuju aa

ulfahaftalacha - Setuju

sitimainahh730 - Setuju Aa.smoga islam makin maju dan berkembang narendra312alkarimataYES!!! SETUJU!!!

almiftalhuda - Setuju, siap laksanakan. Islam membangun ekonomi politik dan budaya yang sehat, adil makmur sama rata atas dasar takwa bukan materi.. insyaallah.

rulichayank - Setuju

lukman_nora - S E T U J U B A N G E T.... Segera direalisasikan

mfirsal_70  - St7  bangedd

baiqherlinaseptianti - Setujuuuuuuu

sutriyani_indra - Setuju bngt..

abidhijab_official - Setuju....harus dimulai secepatnya...

desysari1 - Setuju ustadz...inilah petunjuk Almaidah 51.kapitalis merajalela bahkan sekarang negarapun mw mereka ambil.para munafik tumbuh menjamur...kpn lagi kl tdk sekarang.Setuju. shity_virginiaSetuju bangett...bir gk kbnykn riba..☺ wiindaanikpurwandari_nda_kittySetuju firmankamilrachmansetuju.. dyahlistiantiSetujuuu pak

emilholic - sangat setuju

ayana_kus  - Setuju banget...smg cepet terlaksana [tribun]

Ketum Pemuda Muhammadiyah Ajak Jamaah Muhammadiyah Stop Beli Sari Roti

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, secara pribadi, mengajak jamaah Muhammadiyah, khususnya Pemuda Muhammadiyah untuk tidak membeli produk “Sari Roti”.

“Saya baru tahu tentang Sari Roti Ini. Kalo gitu Saya secara pribadi ngajak kawan-kawan @pppemudamuh jamaah @muhammadiyah se-Indonesia stop beli Sari Roti,” tegas Dahnil di akun Twitter ‏@Dahnilanzar.

Dahnil beralasan, gerakan tidak membeli Sari Roti merupakan gerakan kesadaran konsumen untuk melawan arogansi korporat. “Gerakan kesadaran konsumen untuk lawan arogansi korporat. Bisa memberikan efek perubahan. Maka, saya memutuskan #StopSariRoti,” tulis @Dahnilanzar.

Sebelumnya, pernyataan resmi perusahaan produsen Sari Roti, Nippon Indosari Corpindo Tbk terkait Aksi Bela Islam III, 212, dinilai melecehkan Aksi Bela Islam.

Bahkan seorang netizen, Muhammad Arif Kirdat’ melalui akun facebooknya mengungkapkan kekecewaannya terkait pernyataan pihak perusahaan tersebut. Menurut Arif roti tersebut dibeli oleh donatur dan dibayar untuk dibagikan kepada peserta aksi 212.

Menurut Arif, “kalau memang sari roti tidak membolehkannya, mengapa masih jualan dengan market umat Islam”.

Berikut keterangan pers dari Sari Roti seperti dikutip lewat situs resminya.

Sehubungan dengan beredarnya informasi mengenai adanya pembagian produk Sari Roti secara gratis oleh penjual roti keliling (hawker tricycle) pada Aksi Super Damai 212, dengan ini kami sampaikan bahwa:

1. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. selaku produsen produk Sari Roti memberikan apresiasi sebesar-besarnya atas terlaksananya Aksi Super Damai 212 yang berjalan dengan lancar dan tertib pada tanggal 2 Desember 2016.

2. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. senantiasa berkomitmen menjaga Nasionalisme, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika dengan senantiasa berusaha untuk menjadi perusahaan kebanggaan Indonesia.

3. Dengan tidak mengurangi apresiasi kami atas Aksi Super Damai kemarin, dengan ini kami sampaikan bahwa PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. tidak terlibat dalam semua kegiatan politik. Kemunculan informasi mengenai pembagian produk Sari Roti secara gratis oleh penjual roti keliling (hawker tricycle), merupakan kejadian yang berada diluar kebijakan dan tanpa seijin PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, dengan ini PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. menyampaikan bahwa:

1. Produk Sari Roti tersebut adalah produk yang dibeli oleh salah seorang Konsumen melalui salah satu Agen yang berlokasi di Jakarta.

2. Pihak Pembeli meminta agar produk tersebut dapat diantarkan ke area pintu masuk Monas dan dipasangkan tulisan “gratis” tanpa pengetahuan dan perijinan dari pihak PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.

3. Demikian informasi ini kami sampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman diberbagai pihak. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. berkomitmen untuk selalu menjaga Nasionalisme, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika, serta tidak terlibat dalam semua aktivitas kegiatan politik. [intelijen]

Aktivis Politik Ingatkan Jokowi Bakal Dapat Perlawanan dari Purnawirawan dan TNI Aktif! Mengapa?

enangkapan Mayjen (Purn) Kivlan Zein dengan tudingan makar, tidak bisa dipandang remeh sebagai bagian dari penegakan hukum saja. Korps TNI tentu akan merasa kaget dan tertampar atas penangkapan tersebut. Apalagi Kivlan mempunyai nama besar di kalangan TNI dan berjasa besar membebaskan para sandera WNI dari tangan Abu Sayyaf di Philippina.

Peringatan itu disampaikan Pimpinan Komisi Rumah Amanah Rakyat (KRAR) Ferdinand Hutahaean kepada intelijen (06/12).

Menurut Ferdinand, penangkapan terhadap Kivlan Zen tentu tidak akan terjadi tanpa restu dari penguasa. “Artinya, Presiden Jokowi akan sangat mungkin mendapat tambahan lawan dari kalangan purnawirawan TNI atau bahkan TNI aktif. Itu mungkin dan sangat mungkin mengingat solidaritas korps yang tinggi,” beber Ferdinand.

Ferdinand menambahkan, Presiden Jokowi mesti sangat berhati-hati menyikapi kondisi pasca penangkapan tersangka makar, ke depan. Perhatian serius dibutuhkan untuk bisa keluar dati situasi sulit ini.

“Tidak cukup hanya perhatian serius, tapi tentu dibutuhkan sikap lebih bijaksana, menjadi bapak atas semua kelompok, dan paling penting adalah berhenti bermain api dalam politik. Merangkul lawan dan musuh menjadi sahabat adalah strategi paling ampuh untuk memenangkan pertempuran, bukan malah menambah lawan dari deretan kawan,” pungkas Ferdinand. [intelijen]

Kekecewaan Pemborong Sari Roti Untuk Aksi 212 Atas Klarifikasi Sari Roti


Ah, Sari Roti. Hari ini saya sungguh kecewa denganmu. Kalian membuat pengumuman resmi bahwa tak terlibat pada pembagian roti pada aksi 212 kemarin. Bahkan disebut hal itu tanpa ijin resmi dari Sari Roti. Juga dibilang bahwa Sari Roti mendukung NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Ini respon mereka atas viral posting AA Gym, Habib Rizieq Shihab dan lain lain. Ah, sungguh lebay.

Memang benar itu bukan kegiatan charity dari Sari Roti. Itu inisiatif seorang sahabat saya, sebut saja namanya "Abdullah", hamba Allah, yang ingin berbagi pada para mujahid 212. [Berikut saya tautkan dua foto persiapan yang belum pernah dipublish]. Jam 4 subuh dia kumpulkan puluhan gerobak Sari Roti, dan membayar dengan cash. Si Abdullah itu ikhlas, anonim, dan hingga kemarin tetap berharap itu dianggap memang aksi simpatik dari [pedagang] Sari Roti sahaja.


Dan para pedagang keliling Sari Roti itu sangat antusias. Jam 4.30, usai adzan Subuh, semua sudah stand by di Stasiun Gondangdia, siap menuju Monas. Sayangnya salah satu gerobak, milik Rodi, tertabrak motor. Rantai gerobaknya putus. Betis Si Abang terluka cukup parah. Oleh "Abdullah" diberi uang untuk berobat. Roti di gerobaknya lantas dipindahkan ke gerobak lainnya. Bang Rodi terpaksa dibonceng rekannya untuk membagikan roti secara langsung ke para mujahid.

Kekecewaan Mendalam Sahabat Pemborong Sari Roti Atas Klarifikasi Sari Roti

Tapi hari ini saya sungguh kecewa dengan pengumuman Sari Roti. Saya punya teman kuliah di UGM, Engelin Wijaya, yang sempat jadi Direktur Sari Roti se-Indonesia [PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.] Dia pernah bercerita bahwa Sari Roti itu menerapkan sistem "beli-putus", bukan konsinyasi kepada pengecernya. So, lantas apa dasar Sari Roti bilang kegiatan bagi-bagi roti itu tanpa ijin resmi? Mengapa begitu khawatir dikaitkan dengan aksi 212? Bukankah perusahaan Jepang memiliki etos Bushido, semangat membela keadilan?
Ah, Sari Roti ...


Sumber : FB Setiyardi

Akan Lengserkan Dollar, Jokowi Minta Pebisnis Di Indonesia Lebih Mengacu Pada Mata Uang China


Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat dan pelaku usaha tak menjadikan dolar Amerika Serikat (AS) sebagai satu-satunya tolok ukur dalam berbisnis, maupun menggunakannya sebagai acuan dalam melihat kekuatan nilai tukar rupiah.

"Menurut saya kurs rupiah dan dolar bukan lagi tolok ukur yang tepat. Kan harusnya kurs yang relevan adalah kurs rupiah melawan mitra dagang terbesar kita," kata Jokowi, saat membuka Sarasehan 100 Ekonom Indonesia yang digelar INDEF, Selasa (6/12).

Imbauan ini disampaikan tak lepas dari terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS. Jokowi berpendapat, kebijakan-kebijakan Trump bersifat reflasi, dan bertujuan menguatkan pertumbuhan ekonomi AS, serta meningkatkan inflasi dolar.

Jokowi menekankan, hal itu tak lagi sesuai dengan fundamental Indonesia. Tak hanya itu, melemahnya nilai mata uang terhadap dolar juga terjadi pada negara lain.

Ia mengatakan, AS hanya mengantongi 9 persen - 11 persen dari total ekspor Indonesia. Sementara itu, China mencapai 15,5 persen, Eropa 11,4 persen, dan Jepang 10,7 persen. 

"Kalau kita masih bawa itu (persepsi hanya kepada dolar) bisa berbahaya. Sementara kalau kita ukur ekonomi kita pakai euro, yuan, renminbi, won, dan poundsterling akan berbeda. Mungkin akan kelihatan jauh lebih bagus," tegas mantan Gubernur DKI Jakarta ini. 

Sehingga, ia benar-benar berharap masyarakat terutama pelaku usaha tidak memantau nilai tukar rupiah terhadap dolar semata. Ia menilai, kebijakan Trump nantinya menyebabkan AS relatif tidak peduli dampak kebijakannya terhadap negara lain. (cnn)

Panglima TNI Sebut Indonesia Bisa Seperti Suriah

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menilai Undang-Undang Terorisme saat ini menjadikan Indonesia sebagai surga bagi kelompok teroris. Karena itu, sangat mungkin Indonesia bisa seperti Suriah, Irak dan Libia yang dilanda konflik.
Gatot mengatakan, teroris di dunia hanya sebagai alat legalitas seperti di Irak dan Suriah dan kemudian negara-negara lain bisa masuk untuk menguasai energi.
“Saya ingatkan bahwa Syiria berbatasan dengan Lebanon, Turki dan Israel. Dengan Lebanon dan Turki pernah konflik ISIS ya. Kemudian ISIS itu dipastikan berlatar belakang energi, hanya direkrutnya dari orang-orang yang pernah merasa terhina dengan agamanya,” kata Gatot usai menghadiri Seminar Nasional Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (6/12/2016).
Menurut Gatot, undang-undang tentang terorisme baru bisa dilakukan penindakan bila sudah ada perbuatan pidananya.
“Kalau undang-undang nanti tetap seperti ini maka bersiap-siaplah kita seperti Syiria, Irak dan Libia karena perebutan energi Itu,” tandas Gatot. (ps)

Beredar Petisi Aksi Nyata Boikot Metro TV


Diawal kehadiran MetroTV sangat membanggakan, karna yg ditayangkannya berita terupdate, tapi setelah MetroTV sering memihak, sering menyudutkan dan sering memutar balikan fakta terhadap beritanya, masyarakat semakin geram dengan ulah TV yang satu ini, pasalnya yg disampaikan tidak berimbang, selama bertahun-tahun menggiring opini seolah-olah menyudutkan agama islam dan umat Islam sbg teroris dan mereka sekarang malah yg merasa di dzalimi, merasa yang terintimidasi.

MetroTV sudah tidak layak menyandang predikat TV berita. Dan tidak seharusnya sarana publik digunakan untuk membodohi publik, cepat atau lambat apa yg kalian beritakan akan menjadi boomerang bagi kalian, kami sbg rakyat Indonesia terutama kaum Muslim, kita tidak akan membiarkan ada media pembodohan, penyebar fitnah di Indonesia.

Oleh karna itu inilah kado untuk MetroTV yg berulang tahun ke 16 tahun dari kita rakyat indonesia. Demi kebaikan Muslim, tinggalkan Metro TV. Jangan tonton acaranya, agar ratingnya rendah. terlalu keji Ia memusuhi Islam & Muslimin sejak beberapa tahun yang lalu. Allahu Akbar!

Tandatangani Petisi Disini!
[b24]

Kivlan Zein: Jika Rizieq Shihab Tertembak, Saya akan Pimpin Massa


Kivlan Zein bergabung bersama Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, dalam Aksi Bela Islam.

Hal itu, katanya, semata dilakukan karena sebagai muslim terpanggil atas penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang sejalan dengan sikap politiknya tentang penegakan kebenaran dan keadilan.

"Kalau Agama Islam dihina, masa' saya diam, ya harus dibela. Tapi, dibela dengan cara-cara legal, yaitu keadilan di pengadilan. Tapi, saya lihat keadilan itu tidak ditegakkan. Yang lain menghina Islam langsung ditahan, dipenjara. Kok ini enggak ditahan, kenapa?" kata bekas Kepala Staf Kostrad tersebut kepada Tribunnews di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (3/12/2016) pekan lalu, sehari setelah dirinya dibebaskan pasca-ditangkap polisi karena sangkaan makar.

"Apa karena ada kekuatan apa di balik ini? Berarti ada kekuatan besar supaya Ahok tidak ditangkap.

Karena kalau Ahok tidak ikut dan jadi tidak menang. Kalau tidak menang, orang-orang di belakang dia enggak dapat tempat, enggak dapat properti, reklamasi pulau tidak dilaksanakan," sambungnya.

Bahkan, dalam rangka penegakan kebenaran dan keadilan itu, Kivlan mengaku rela menjadi tameng hidup untuk Rizieq Shihab, jika aparat Polri/TNI melakukan tindakan represif berupa penembakan, pada aksi 411 dan 212 lalu.

Kivlan pun mengakui ada perjanjian dirinya akan memimpin aksi bela negara untuk melakukan perlawanan, jika aparat TNI/Polri melakukan tindakan represif kepada massa Aksi Bela Islam.
"Jadi, saya tidak tahu apa yang mereka rancangkan itu. Cuma waktu tanggal 411, saya berada di sampingnya Habib Rizieq, karena ada perjanjian aksi bela negara kalau dia tertembak, maka saya akan memimpin massa. Rencananya, waktu 212 itu saya juga mendampinginya," ungkapnya.

Kivlan membantah mendukung habis hingga siap pasang badan untuk Rizieq Shihab terkait unjuk rasa proses hukum Ahok ini, karena dirinya bagian orang-orang yang mendirikan ormas FPI pada Agustus 1998.

Menurut Kivlan, justru Kapolda Metro Jaya saat itu, Nugroho Djayusman, yang berperan mendirikan ormas FPI.

"Enggak, saya bukan pendiri dan bukan insiator pendirian FPI," tegas Kivlan.

"Yang mendirikan adalah Komjen Pol Nugroho Djayusman, Kapolda waktu itu. Didirikan karena yang ada ormas anti-Habibie, tidak ada ormas satu pun yang untuk membantu pemerintahan dalam membantu keamanan, semuanya ormas anti-Habibie. Jadi, dibentuklah FPI ini," paparnya. [tribun]

BPS, RI Dibanjiri Pekerja atau Turis dari Cina?

Pada Oktober 2016, jumlah wisatawan manca negara yang plesiran ke Indonesia tercatat 1,04 juta turis. Di mana, sebanyak 12,43% mereka adalah warga negara Cina (Tiongkok).

"Lima besar kunjungan wisman ke Indonesia dari Oktober 2015 ke Oktober 2016, paling banyak itu dari Cina yakni 12,30 persen, atau mencapai 101.586 turis," kata Sasmito Hadi Wibowo, Deputi Bidang Distribusi, Logistik dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Penyebabnya, kata Sasmito, karena ada aturan bebas visa yang diberikan kepada 119 negara. Serta adanya penerbangan langsung dari Tiongkok menuju daerah-daerah wisata, seperti Manado, Sulawesi Utara.

Disamping itu, Sasmito menyampaikan, beberapa investasi Tiongkok yang masuk ke Indonesia, memasukkan pekerja Cina ke Indonesia. Bisa jadi, mereka juga menjadi turis dulu sebelum bekerja. "Itu bisa kita lihat berapa izin dari Kemenaker. Kalau terjadi lonjakan mungkin iya,"tuturnya.

Yang pasti, Sasmito, belum mau berspekulasi mengenai apa aktivitas yang dilakukan para turis asal negeri tirai bambu itu di Indonesia.

"Kita belum identifikasi sampai detil apakah itu sebagai dampak aktivitas investasi yang banyak. Hampir semua negara membawa pekerjanya, apakah yang expert atau kasar. Mudah-mudahan yang expert dan sifatnya temporary,"ungkapnya.

"Kita harus liat beberapa bulan ke depan, berlanjut atau tidak. Kalau tiba-tiba turun mungkin faktor tenaga kerja,"kata Sasmito. [inilah]

Tobatnya Sang Pendukung Ahok; Arsitek ITB Ini Nangis Sesegukan Setelah Jadi Imam Shalat Ashar Mujahid Ciamis

Awalnya Ia Tak Mau Peduli Agamanya Ada yang Menghina, Kini Ia ......

Sebuah tulisan yang tulus dibuat Joni A. Koto, seorang alumnus ITB. Kisah ini, sudah diskenario oleh Alloh bagi seorang Joni A Koto, Arsitek Urban planner, alumni ITB '93.

Berikut tulisannya setelah saya edit seperlunya:

Saya anggap dunia adalah soal bagaimana hidup dan cari kehidupan. Bagaimana menikmati dan lebih baik dari manusia lain, bagaimana bisa punya status baik, dihargai dengan apa yang dipunya dan sedikit jalan-jalan menikmati dunia.

Saya anggap orang yang maju dalam agama itu adalah yang berfikiran luas dan penuh toleransi, saya anggap tak perlulah terlalu fanatik akan sesuatu, tak perlu reaktif akan sesuatu, keep calm, be cool. Janganlah sesekali dan ikut-ikutan jadi orang norak. Ikut kelompok jingkrang-jingkrang dan entah apalah itu namanya.

Saya tak ikut aksi bela agama ini itu, kalian jangan usil. Jangan dengan kalian ikut saya tidak, artinya kalian masuk syurga saya tidak! Saya ini beragama lho, saya ikut berpuasa, saya bersedekah dan beramal. Saya bantu orang-orang, bantu saudara2 saya juga,jangan kalian tanya-tanya soal peran saya ke lingkungan. Kalian lihat orang-orang respek pada saya, temanpun aku banyak. Tiap kotak sumbangan aku isi.

Saya masih heran, apa sih salah seorang Ahok? Dia sudah bantu banyak orang, dia memang rada kasar, tapi hatinya baik kok. Saya hargai apa yang sudah dia buat bagi Jakarta.Saya anggap aksi ini itu hanya soal politis karena kebetulan ada pilkada. Saya tak mau terbawa-bawa arus seperti teman-teman kantor yang tiba-tiba juga mau ikut aksi. Saya anggap itu berlebihan dan terlalu cari-cari sensasi. Paling juga mau selfie-selfie.

Sampai satu saat....
Sore itu 1 Desember 2016, dalam gerimis saat saya ada di jalan, dalam mobil menuju tempat miting, dalam alunan musik barat saya berpapasan dengan rombongan pejalan kaki. Saya melambat, mereka berjalan tertib, barisannya panjang sekali, pakai baju putih-putih, rompi hitam dan hanya beralas sendal. Muka mereka letih, tapi nyata kelihatan tidak ada paksaan sama sekali di wajah-wajah itu. Mereka tetap berjalan teratur, memberi jalan ke kendaraan yang mau melintas. Tidak ada yang teriak, berlaku arogan dan aneh-aneh atau bawa aura mirip rombongan pengantar jenazah yg ugal-ugalan. Ini aneh, biasanya kalau sudah bertemu orang ramai-ramai di jalan aromanya kita sudah paranoid, suasana panas dan penuh tanda tanya negatif.

Sore itu, di jalan aku merasa ada kedamaian yang kulihat dan kurasa melihat wajah-wajah dan baju putih mereka yang basah terkena gerimis.

Papasan berlalu, aku setel radio lain. Ada berita: rombongan peserta aksi jalan kaki dari Ciamis dan kota-kota lain sudah memasuki kota. Ada nama jalan yang mereka lalui.Aku sambungkan semua informasi, ternyata yang aku berpapasan tadi adalah rombongan itu!

Aku tertegun.
Lama aku diam. Otakku serasa terkunci. Analisaku soal bagaimana orang beragama sibuk sekali mencari alasan, tak kutemukan apa pun yang sesuai dengan pemikiranku. Apa yang membuat mereka rela melakukan itu semua? Apa kira-kira?

Aku makin sibuk berfikir. Apa menurutku mereka itu berlebihan? Rasanya tidak, aku melihat sendiri muka-muka ikhlas itu. Apa mereka ada tujuan-tujuan politik? Aku rasa tidak, kebanyakan orang sekarang memcapai tujuan bukan dengan cara2 itu.Apakah orang-orang dengan tujuan politik yang gerakkan mereka itu?

Aku hitung-hitung, dari informasi akan ada jutaan peserta aksi, berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk itu kalau ini tujuan kelompok tertentu. Angkanya fantastis, rasanya mustahil ada yg mau ongkosi karena nilainya sangatah besar.

Aku dalam berfikir, dalam mobil, masih dalam gerimis kembali berpapasan dengan kelompok lain, berbaju putih juga, basah kuyup juga. Terlihat di pinggir-pinggir jalan anak-anak sekolah membagikan minuman air mineral ukuran gelas, sedikit kue warung ke mereka. Sepertinya itu dari uang jajan mereka yang tak seberapa.

Aku terdiam makin dalam. Ya Allah....kenapa aku begitu buruk berfikir selama ini? Kenapa hanya hal-hal jelek yang mau aku lihat tentang agamaku? Kenapa dengan cara pandangku soal agamaku?

Aku mampir ke masjid, mau sholat ashar. Aku lihat sendal-sandal jepit lusuh banyak sekali berbaris.

Aku ambil wudhu...
Kembali, di teras, kali ini aku bertemu rombongan tadi, mungkin yang tercecer, muka mereka lelah sekali. Mereka duduk,ada yang minum, ada yang rebahan, dan lebih banyak yang lagi baca Quran.Hmmm.............

Aku sholat sendiri. Tak lama punggungku dicolek dari belakang, tanda minta aku jadi imam. Aku cium aroma tubuh-tubuh dan baju basah dari belakang.

Aku takbir sujud, ada lagi yang mencolek. Nahh kali ini hatiku yang dicolek, entah kenapa hatiku bergetar sekali. Aku sujud cukup lama, mereka juga diam.Aku bangkit duduk, aku tak sadar ada air bening mengalir dari sudut mataku.

Ya Allah,... Aku tak pantas jadi imam mereka.Aku belum sehebat, setulus dan seteguh mereka. Bagiku agama hanya hal-hal manis. Tentang hidup indah, tentang toleransi, humanis, pluralis, penuh gaya, in style...bla bla bla.

Walau ada hinaan ke agamaku aku harus tetap elegan, berfikiran terbuka.Kenapa Kau pertemukan mereka dan aku hari ini ya Allah? Kenapa aku Kau jadikan aku imam sholat mereka? Apa yang hendak Kau sampaikan secara pribadi ke aku?

Hanya 3 rakaat aku imami mereka, hatiku luluh ya Allah. Mataku merah menahan haru.

Mereka colek lagi punggungku, ada anak kecil usia belasan cium tanganku, mukanya kuyu, tapi tetap senyum. Agak malu-malu aku peluk dia. Dadaku bergetar tercium bau keringatnya, dan itu tak bau sama sekali.Ini bisa jadi dia anakku juga. Apa yang telah kuajarkan anakku soal islam? Apakah dia levelnya sekelas anak kecil ini? Gerimis saja aku suruh anakku berteduh, dia demam sedikit aku panik. Aku nangis dalam hati, di baju putihnya ada tulisan nama sekolah:... SMP Ciamis... Kota kecil yang ratusan kilo dari sini. Nampak kakinya bengkak karena berjalan sejak dari rumah.

Lalu anak itu bercerita bapaknya tak bisa ikut karena sakit dan hanya hidup dari membecak. Bapaknya mau bawa becak ke Jakarta bantu nanti kalau ada yang capek, tapi dia larang.

Ya Alloh, aku dipermalukan berulang oleh mereka di masjid ini. Aku sudah tak kuat ya Allah.

Mereka bangkit, ambil tas-tas dan kresek putih dari sudut masjid, kembali berjalan, meninggalkan aku sendirian di masjid. Rasa-rasanya melihat punggung-punggung putih itu hilang dari pagar masjid aku seperti sudah ditinggal mereka yang menuju syurga.

Dan kali ini aku yang norak. Aku sujud, lalu aku sholat sunat dua rakaat. Air mataku keluar lagi. Kali ini cukup banyak, untung lagi sendirian.

Sudah jam 5an, lama aku di masjid, serasa terkunci tubuhku di sini. Miting dengan klien sepertinya batal. Aku mikir lagi soal ke-Islamanku, soal komitmenku ke Allah. Allah yang telah ciptakan aku, yang memberi ibu bapakku rejeki, sampai aku dewasa dan bangga seperti hari ini. Di mana posisi pembelaanku ke agamaku hari ini? Ada di mana? Imanku sudah aku buat nyasar di mana?

Aku naik ke mobil, aku mikir lagi. Kali ini tanpa rasa curiga, kurasa ada sumbat besar yang telah lepas dalam benakku selama ini.Ada satu kata sederhana sekali tanpa bumbu-bumbu: ikhlas dalam bela agama itu memang nyata ada!

Aku mampir di minimarket, kali ini juga makin ikhlas, makin mantap. Aku beli beberapa dus air mineral, makanan kering, isi dompet aku habiskan penuh emosional! Ini kebanggaanku yang pertama dalam hidup saat beramal, aku bahagia sekali!

Ya Allah ijinkan aku kembali ke jalan-Mu yang lurus, yang lapang, penuh kepasrahan dan kebersihan hati....

Ya Allah ijinkan aku besok ikut Shalat jumat dan berdoa bersama saudara-saudaraku yang sebenarnya. Orang-orang yang sangat ikhlas membela-Mu. Di sana tak ada jarak mereka dengan-Mu ya Allah.Aku juga mau begitu, ada di antara mereka, anak kecil yang basah kuyup hari ini. Tak ada penghargaan dari manusia yang kuharap. Hanya ingin Kau terima sujudku. Mohon Kau terima dengan sangat. [b24h]

Tak Sudi Dukung Ahok, Ketua Pemenangan Pemilu PDIP Mengundurkan Diri

Wakil Ketua Bidang Kebudayaan Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan DKI Jakarta, Nita Hertuty, mengundurkan diri dari jabatannya karena perbedaan sikap dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Utamanya terkait dengan keputusan partainya mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Calon Gubernur dalam Pilkada DKI 2017.

Merujuk pada surat yang dikirimkan ke DPD PDIP DKI Jakarta, 20 September 2016, pengunduran dirinya waktunya tidak jauh dari pengunduran diri Boy Sadikin yang kini menjadi Tim Pemenangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno.

Alasan keduanya sama, perbedaan aspirasi dengan keputusan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Dalam suratnya, Nita menyampaikan perbedaan sikap soal penetapan DPP PDIP ke Ahok membuatnya tidak bisa menjalankan kegiatan partai untuk memenangkan incumbent.

Selain Nita dan Boy, belakangan juga diketahui Marhasan selaku Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Cabang PDIP Jakarta Selatan juga mengundurkan diri.

Kader partai berlambang banteng moncong putih itu mengundurkan diri terhitung sejak 15 Oktober 2016 lalu. Dalam surat pengunduran dirinya yang beredar dikalangan wartawan, Marhasan mundur karena kesibukannya sebagai karyawan sebuah perusahaan.

“Bersama ini saya mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPC PDIP Kota Administrasi Jakarta Selatan,” kata Marhasan dalam suratnya.

“Alasan pengunduran diri saya karena kesibukan saya sebagai karyawan yang saat ini banyak menyita waktu, sehingga tidak maksimal dalam kegiatan kepartaian,” sambungnya.

Marhasan menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Panji Virgianto sebagai Ketua DPC Kota Administrasi Jakarta Selatan yang selama ini telah membimbing dan memberikan pelajaran berharga kepadanya. [akt]